<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Glosarium on High-Performance IR Halogen</title>
		<link>http://ir-halogen.com/id/tags/glosarium/</link>
		<description>Recent content in Glosarium on High-Performance IR Halogen</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 11:16:25 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://ir-halogen.com/id/tags/glosarium/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Dryer dengan permukaan kaca berkilau tinggi</title>
				<link>http://ir-halogen.com/id/posts/high-gloss-glass-finish-dryer/</link>
				<pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:16:25 +0800</pubDate>
				<guid>http://ir-halogen.com/id/posts/high-gloss-glass-finish-dryer/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://ir-halogen.com/images/188f9035a5ed66fdec335fe67762e522.png&#34; alt=&#34;Dryer dengan permukaan kaca berkilau tinggi&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hentikan fenomena “chip-out”: Mengapa kita memanaskan kaca menggunakan sinar inframerah&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&#xA;Kaca merupakan bahan yang sulit untuk dipotong. Ketika alat pemotong digunakan untuk memotong kaca, pada dasarnya akan tercipta serangkaian retakan kecil di permukaannya. Jika kaca tersebut masih dingin, retakan-retakan tersebut akan semakin parah. Retakan-retakan tersebut bisa menyebar ke arah yang tidak diinginkan, sehingga menyebabkan permukaan kaca menjadi tidak rata—ini yang disebut “chip-out”.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Untuk mengatasi hal ini, kita menggunakan lampu inframerah berfrekuensi pendek untuk memanaskan permukaan kaca sebelum &lt;a href=&#34;https://goldisgood.com&#34;&gt;proses&lt;/a&gt; pemotongan dilakukan. Hal ini akan mengubah perilaku kaca tersebut secara drastis.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
